CGR Group

Musim hujan mulai datang, dan tembok lembap sering jadi masalah yang bikin risih. Yuk cegah dari awal biar rumah tetap nyaman dan aman!

  • Periksa & perbaiki retakan kecil
    Jangan tunggu sampai kerusakan menjadi parah. Retakan halus yang terlihat sepele sekalipun bisa menjadi sumber rembesan air yang memicu kerusakan lebih besar, mulai dari dinding lembap, cat mengelupas, hingga menurunnya kualitas bangunan secara keseluruhan. Deteksi dan perbaiki sejak dini agar hunian tetap aman dan nyaman.
  • Gunakan cat waterproof
    Lapisi tembok luar dengan cat anti-air agar air hujan tidak mudah meresap ke dalam dinding. Penggunaan cat khusus eksterior yang tahan cuaca membantu melindungi permukaan dari kelembapan berlebih, mencegah timbulnya jamur, cat mengelupas, hingga retakan halus akibat perubahan suhu. Dengan perlindungan yang tepat, tampilan rumah tetap terjaga dan struktur bangunan lebih awet dalam jangka panjang.
  • Pastikan talang dan drainase lancar
    Talang yang bocor atau tersumbat dapat menyebabkan aliran air hujan tidak berjalan dengan baik, sehingga air meluber dan mengalir ke dinding. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa memicu dinding lembap, munculnya jamur, hingga kerusakan pada cat dan struktur bangunan. Karena itu, penting untuk rutin memeriksa dan membersihkan talang agar sistem pembuangan air tetap berfungsi optimal dan rumah tetap terlindungi saat musim hujan.
  • Cek Sirkulasi Udara
    Ruang yang lembap sangat rentan ditumbuhi jamur dan lumut, terutama pada sudut dinding, plafon, maupun area yang minim sirkulasi udara. Kondisi ini tidak hanya merusak tampilan ruangan, tetapi juga dapat memperparah rembesan air karena kelembapan yang terus terperangkap di dalam dinding. Jika dibiarkan, dampaknya bisa memengaruhi kualitas bangunan sekaligus kesehatan penghuni. Oleh karena itu, penting menjaga sirkulasi udara dan memastikan ruangan tetap kering agar rumah tetap nyaman dan terawat.